كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Rabu, 31 Oktober 2012

Isu-isu Dakwah Kaum Sempalan Penyebab Fitnah dan Keresahan Ummat Islam

Yahudi di balik Perpecahan dan Fitnah

ANALISA KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN PENYEBAB KERESAHAN DAN FITNAH PERPECAHAN

Oleh: Abu Hilya


Diantara kemungkinan-kemungkinan penyebab terjadinya fitnah :
1. LEPASNYA KAUM AWAM DARI MATA RANTAI MADZHAB
Upaya memahamkan ummat Islam terhadap al qur’an dan As Sunnah adalah upaya yang mulia, namun ketika melepaskan kaum awam dari mata rantai madzhab dan para ulama yang notabene adalah tali penyambung bagi kaum awam untuk memahami agama, serta membebaskan mereka untuk mengiterpretasikan al qur’an dan as sunnah tanpa sarana yang memadahi dengan hanya bermodalkan terjemah, ibarat melepaskan orang buta ditengah hutan belantara dalam gelapnya malam tanpa adanya pemandu. Akibatnya tabrak sana tabrak sini tak terhindarkan.
Kenyataan ini melahirkan sikap-sikap yang menghawatirkan :
- Merasa pendapatnya paling sesuai dengan al qur’an dan as sunnah, karena merasa mengambil langsung dari al qur’an atau as sunnah. Padahal jika mau jujur yang tepat adalah “pandapatnya sesuai dengan al qur’an dan atau as sunnah, berdasar pemahaman guru atau ustadznya”.
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Poskan Komentar