كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Minggu, 10 Juni 2012

Utuhnya Jenazah “Dedengkot” Ahlul Bid’ah Setelah Dikubur Beratahun-tahun

Prof. DR. Sayyid Muhammad bin Allawy Al Maliki Al Hasani
Orang-orang Wahabi (Salafy) dengan sangat pongahnya yang khas, mereka menjuluki Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani sebagai dedengkot ahlul bid’ah, dedengkot kesyirikan, dan  gelar-gelar buruk lainnya. Hal ini seperti biasa mereka merujuk kepada buku Syaikh Abdullah bin Sulaiman bin Mani’ yang berjudul HIWAR MA’A AL MALIKI FII RADDI MUNKAROTIHI WA DHALALATIHI. Di dalam buku tersebut si penulis dengan sangat kasar bak seorang preman mencaci-maki Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani. Sampai-sampai si Penulis menggelari Sayyid yang mulia ini dengan gelar “dedengkot Ahlul bid’ah dan dedengkot Kesyirikan=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Posting Komentar