كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Rabu, 20 Juni 2012

Silahkan Komentari Artikel Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi Tentang Tabarruk

Tabarruk Imam Syafi'i di makam Abu Hanifah
Tentang Tabarruk Imam Syafi’i dengan Imam Abu Hanifah ini adalah penggalan kisah yang sangat masyhur di kalangan kaum muslimin sejak dahulu.  Tetapi oleh Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi seorang aktifis Wahabisme dari jawa Timur itu dikatakan sebagai kisah bathil. Alasannya, menurut Abu Ubaidah Sidawi dalam kisah tersebut ada Umar bin Ishaq yang tidak dikenal dan tidak disebutkan dalam kitab-kitab perowi hadits “Silsilah Ahadits Adh-Dho’ifah” karya Al Albani. Rupanya Abu Ubaidah Yusuf Sidawi tidak bisa membedakan  mana hadits dan bukan hadits. Dan kisah tabarruk Imam Syafi’i itu jelas-jelas bukan hadits, lalu kenapa dicarikan perowinya di Silsilah Ahadaits Adh dhoifah? =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Poskan Komentar