كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Sabtu, 16 Juni 2012

SELAMAT JALAN SAUDARA SEPERJUANGANKU TERCINTA YANG PALING SETIA



ImageSemenjak 1998 awal dakwah hamba di Indonesia sepulang dari yaman, beliau (hamba memanggilnya bang Pii, dan memberinya nama Muhamad Ruhiy) telah mulai mendampingi hamba, dan tidak mau pisah dengan hamba, walau diizinkan pulang pada anak istrinya, ia tetap lebih memilih bersama hamba, sampai kami dapat kendaraan sendiri, ia berdakwah tanpa mengharapkan upah, kalau ditanyai ia berkata “Saya ikut habibana karena asyik dan senang saja, tidak mengharapkan upah” maka kami berdakwah memacu tubuh, kami sering bermalam malam tidak tidur, bahkan berhari hari siang malam tidak tidur, dan ia tidak pernah berkhianat
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Poskan Komentar