كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Senin, 04 Juni 2012

Pengrusakkan di muka bumi

Mereka melakukan pengrusakan di muka bumi karena kesalahpahaman

Mereka salah mentafsirkan hadits perintah meratakan kuburan yang merupakan perintah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepada Imam Sayyidina Ali ra untuk meratakan atau menghancurkan kuburan kaum non muslim yang menyembah kuburan.

Tidak ada hadits Nabi yang memerintahkan meratakan atau menghancurkan kuburan kaum muslim, menginjakpun dilarang apalagi menghancurkannya.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, “Janganlah kamu biarkan satu patung pun melainkan harus kamu hancurkan, jangan pula kubur yang ditinggikan melainkan harus kamu ratakan.“ (Hadits ini shahih. Diriwayatkan Muslim (3/61), Abu Nu’aim dalam Al Mustakhraj (2/33/15), Abu Daud (3218), An Nasa’I (1/285), Tirmidzi (1/195), Baihaqi (3/4), Thoyalisi (155) =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Posting Komentar