كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Jumat, 29 Juni 2012

Najd Dalam Pandangan Sejarawan Wahhabi

Najd dalam pandangan sejawan wahhabi
Najd sebagai tanduk setan sangat diingkari oleh kaum Wahhabi, dengan berbagai argument dan rekayasa mereka hendak menghilangkan jejak kesesatan Kaumnya, namun sebesar mereka menolak, segunung pula bukti bukti mengarah kepadanya.

Adalah Utsman bin Bisyr, nama lengkapnya :

Utsman bin Abdullah bin Utsman bin Ahmad bin Bisyr. Dia adalah sejarawan ketiga di antara lima sejarawan Su’udiyyah (Arab Saudi) yang paling diandalkan wafat tahun 1290 H atau 1873 H. Di antara gurunya adalah Ibrahim bin Muhammad bin Abdul Wahhab (putra Muhammad bin Abdul wahhab).

Dari kitab Tarikh beliau semuanya terbongkar bagaimana kerjaan Saudi berdiri dan bagaimana awal mulanya muncul fitnah di sana….sehingga dia merasa yakin bahwa Najd hijaz adalah gudangnya fitnah dan kejahatan.

Pengakuan seorang tokoh Sejarawan wahabi Utsman bin Bisyr dalam kitab beliau Unwan Al-Majdi 2/3 bahwa Najd hijaz adalah gudangnya fitnah dan kejahatan terekam jelas seperti berikut: =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Poskan Komentar