كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Senin, 04 Juni 2012

Mereka meneladaninya

Bukan pengikut namun mereka meneladaninya
Dalam suatu diskusi mereka menuliskan “mendingan tuh,daripada habib di jakarta nyembah kubur, musyrik”
Apakah mereka berpendapat bahwa para Habib di Jakarta menyembah kubur ?
Secara tidak disadari apa yang  mereka lakukan termasuk takfiri (mengkafirkan) para Habib di Jakarta.
Mereka tidak diterima jika dikatakan sebagai pengikut ulama Muhammad bin Abdul Wahhab atau sekte/firqoh Wahhabi, namun  mereka meneladani ulama Muhammad bin Abdul Wahhab sehingga berprasangka buruk kepada para Habib (Ahlul Bait), keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang melakukan ziarah kubur sambil bertabarruk dan bertawassul dengan ahli kubur yang telah meraih maqom disisiNya sebagai penyembah kubur =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

0 komentar:

Poskan Komentar