كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Jumat, 29 Juni 2012

Allah Tidak Berpindah Pindah

Allah tidak disifati dengan berpindah

Penjelasan dari para Mufassir yang sangat harus diperhatikan dibawah ini adalah satu bukti lagi, bahwa Allah tidak disifati dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, mari kita perhatikan:
﴿ ثُمَّ دَنا فَتَدَلَّى (8) فَكانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى﴾
“Maka kemudian dia mendekat, maka semakin bertambah dekat(8) Maka jadialah dia dekat sedekat dua ujung busur anak panah atau lebih dekat lagi (9)”
Dalam Tafsir   الطبري (ت 310 هـ) في “جامع البيان في تأويل القرآن” مَا نَصُّه :
“يَقُولُ تَعالَى ذِكْرُهُ: ثُمَّ دَنَا جِبْرِيلُ مِن مُحَمَّدٍ صَلّى الله علَيه وسَلَّمَ فتَدَلّى إليه”.
“Allah berfirman dalam sabdaNya: Maka dekatlah Jibril dari Muhammad صَلّى الله علَيه وسَلَّمَ dan semakin mendekatlah Jibril kepadanya (Muhammad صَلّى الله علَيه وسَلَّمَ )”
Berkata pula   ابن عطِيّة الأندلسي (ت 542 هـdalam kitabnya ketika memberikan catatan kaki pada kalimat “Dana”      (دنا)Dengan mengatakan مَعناهُ “دَنا الرَبُّ”: (“Tuhan mendekat”)

0 komentar:

Poskan Komentar