كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ LINTAS ASWAJA menyajikan petikan artikel dari bog-blog dan website-website ASWAJA sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semogga semua petikan artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Rabu, 22 Mei 2013

WAHABI DAN MISI ZIONIS YAHUDI DALAM MEMECAH BELAH UMAT ISLAM

Sekolah Najd di Arab SaudiKETIKA FATWA WAHABI/SALAFI BERGANDENG MESRA DENGAN MISI ZIONIS
Oleh: Mundzir Ahmad
Beberapa tahun yang lalu ketika usiaku masih belasan tahun dan sedang pendidikan di sebuah Pesantren, aku mendapati selebaran yang berisi peringatan terhadap kaum Muslimin untuk mewaspadai misi Zionis, diantara yang kami ingat adalah :
1. PISAHKAN UMMAT ISLAM DARI ULAMA’NYA
2. PISAHKAN UMMAT ISLAM DARI NABINYA
3. PISAHKAN UMMAT ISLAM DARI KITAB SUCINYA ( AL QUR’AN )
4. PECAH BELAH DAN HANCURKAN !
Beberapa tahun setelah aku kembali ke kampung, kami dapati fenomena SALAFI/WAHABI, dan ketika kami mencermati dogma (ajaran) serta cara mereka “berdakwah” (menyampaikan ajarannya), timbul kecurigaan kuat mereka adalah kaki tangan ZIONIS. Kecurigaan kami bukan tanpa qorinah/alasan, berikut mari bersama kita cermati secara kritis dengan fikiran dan hati yang jernih tentang beberapa fatwa SALAFI/WAHABI sekaligus effek yang terjadi dalam konteks keselarasan fatwa-fatwa tersebut dengan misi ZIONIS : =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

SYAIKH WAHABI IZINKAN MUJAHIDIN PERKOSA WANITA SURIAH NON “SUNNI”

Ajlawni WahabiSyaikh Wahabi ‘Ajlawni: Membenarkan Pemerkosaan Atas Nama Islam, Fatwa Jahat Merusak Ajaran Islam

Sheikh Salafi, Yasir al-’Ajlawni, asal Yordania yang sebelumnya pernah tinggal di Damaskus, Suriah selama 17 tahun, memposting sebuah video YouTube -pekan-pekan lalu di mana ia mengatakan ia sedang mempersiapkan untuk mengeluarkan “fatwa sah” sehingga melegalkan (di mata Islam) bagi kaum muslim yang berjuang untuk menggulingkan Presiden sekuler Suriah Bashar Assad dan menerapkan hukum Syariah untuk “menangkap dan berhubungan seks dengan” semua wanita non-”Sunni” (baca: Non Wahabi), khususnya sekte Assad sendiri, kaum Alawi, serta Druze (kaum abangan) dan beberapa orang lain, singkatnya , semua non-Wahabi (Wahabi menyebut dirinya Sunni).
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

Rabu, 08 Mei 2013

Aplikasi ASWAJA Sarkub Center v1 & Radio Sarkub untuk gadgets anderoid



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh....

Kabar gembira buat umat islam aswaja dimana saja anda berada, sebab telah hadir aplikasi yang dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan kita tentang islam, dan insyaAllah dapat mencounter pehaman-pemahaman yang keliru dari berbagai sumber media baik didunia nyata dan didunia internet, yang dapat menjerumuskan kita dalam pemahaman yang salah hingga menjadi bersikap ekstrims alias jadi teroris dan hal ini jelas tidak kita inginkan bukan? :D

Berikut ini ada dua aplikasi untuk gadgets android yang saya bagi dan rekomandasikan, aplikasi ini adalah besutan dari TIM SARKUB bagi kita ASWAJA sekalian, dan secara pribadi saya berterimakasih atas kerja keras TIM yang telah bersusah payah membuat duaaplikasi untuk gadget android ini.
 

1. SARKUM CENTER HOME V 1




Ini adalah aplikasi launcher untuk gadgets android yang lengkap, seperti pada screen shootnya terdapat menu Sarkub Home, Umi, Peduli, Radio, TV, dan jejaring sosial jaringa sarkub ASWAJA.
Jadi dengan aplikasi yang berekstensi Apk ini kita sudah bisa mengakses seluruh isi dari website SARKUB, asikkan? :) Oya untuk fitur radionya seperti yang terlihat pada screen shootnya sudah menghimpun beberapa streiming beberapa radio internet milik ASWAJA semoga chanel radionya nanti semakin banyak.
 

Jika ingin mendengarkan siaran radio online pada aplikasi SARKUB CENTER v.1.0 maka digadgets android kita harus sudah terinstal aplikasi radio streaming, saya rekomendasikan aplikasi TuneIn Radio Apk, bisa downlad digoogle play atau silahkan download disini:

1
. http://www.tusfiles.net/lj4nzhb3s38b dan
2. http://www.tusfiles.net/uqxsgtldt267

Semoga aplikasi ini dapat bermanfaat dan tolong bantu share ya ceman-ceman... :)

Oke bro bagi yang berminat silahkan download lewat beberapa link dibawah ini:
 

Name: SARKUB CENTER v.1.0.apk  
Size: 234 kb, dilengkapi dengan puluhan radio aswaja & TV9 sarkub.
 

Aplikasi bisa diunduh di link sebagai berikut:
 

1. Sarkub: http://www.sarkub.com/download/SarkubApp.apk
2. Dropbox: https://www.dropbox.com/s/j6uf57uotczkgp2/SarkubApp.apk
3. 4shared: http://www.4shared.com/android/kafZRIu1/SarkubApp.html
 


2. Radio Sarkub Android

 


Seperti penampakan screen shootnya, aplikasi ini adalah aplikasi radio online berfitur tunggal, alias aplikasi khusus radio saja yang sudah barang tentu isi siarannya membahas seputar kajian dan informasi islam ASWAJA asli, dan kualitas suara radio ini tergantung dari kecepatan akses internet kita, juga tergantung pada paket internet dari oprator yang kita gunakan pada gadgets masing-masing. Kadang paket internet mahal yang ditawarkan operator tidak menjamin kualitas loh... Tinggal pandai-pandailah kita dalam memilih paket, cekidot:
 

Nama aplikasi: "RadioSarkub.apk" dengan file size: 1.21 MB.. Aplikasi bisa anda unduh di link berikut:
 

1.Dropbox: https://www.dropbox.com/s/o9dzfm7azx1vlf8/RadioSarkub.apk
2.4shared: http://www.4shared.com/android/_wDSFSxs/RadioSarkub.html



 Salam Aswaja.. Tim MenyanDroid..

Rabu, 17 April 2013

Buat para penggemar berita arrahmah.com dan voa-islam.com

Peter Parker dan Arrahmah.com

Buat para penggemar berita arrahmah.com dan voa-islam.com Kalau saya bilang website di atas garbage/sampah tentu anda tidak terima. Tapi ada baiknya anda coba google dari Media lain seperti Republika.co.id, Mirajnews, Radio Silaturrahim, dsb. Kira2 ada tidak berita “bombastis” seperti dari situs tsb? Kalau tidak ada jangan percaya begitu saja. Khawatirnya cuma fitnah dan hasutan belaka untuk membuat kita marah dan menzalimi satu kaum… Mengadu-domba sesama Muslim.
Asbabun Nuzul dari Al Hujuraat 6 meminta kita mewaspadai berita dari orang2 fasiq. Orang fasiq di situ, Walid bin Uqbah, itu bukan orang kafir. Tapi justru mukmin kepercayaan Nabi. Dia dipercaya Nabi memungut zakat satu kaum yg nilainya milyaran rupiah. Tak mungkin tugas memungut uang banyak diserahkan kepada orang yg tak dipercaya bukan?
Nah ternyata orang yang kita percaya Mukmin terpercaya itulah Orang Fasiqnya.
Sementara Harits dan kaumnya yang difitnah itu justru orang2 yang kafir dan baru masuk Islam. Sehingga banyak orang Islam, termasuk Walid mengira mereka masih kafir dan ingin membunuhnya.
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

Jumat, 12 April 2013

Kebohongan ‘Khazanah Trans7′ dalam Memaknai Sholawat




Apakah anda penggemar tayangan Khazanah di Trans 7? Maka mulai sekarang berhati-hatilah menontonnya. Khazanah adalah salah satu program tayangan berkonten islami yang hadir setiap hari senin sampai jum’at jam 5.30 WIB di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, Trans 7.  Sekilas tayangan ini menarik karena berkonten islami. Akan tetapi konten tayangan seperti itu memang tidak digarap dengan serius. Pengelola media komersial, memang tidak memperhatikan validitas konten tayangan. Mereka hanya berpikir tayangan itu menarik pemirsa.


Pagi ini, tayangan Khazanah bertajuk Sholawat. Namun ada sedikit yang aneh dan bisa dibilang “lucu” bila kita cermati dan hal ini merupakan pembodohan bagi orang yang menontonnya. Wanita penyiar yang membaca ilustrasi dalam tayangan KHAZANAH itu menjelaskan tentang macam-macam sholawat yang diamalkan oleh umat Islam yang sejatinya menurut mereka merupakan bid’ah yang diliputi khurafat dan takhayul yang sesat karena tidak sesuai tuntunan Rasulullah Saw (Penyiar mengucapkan kalimah Shalallahu ‘alaihi wassalam pun dengan makraj dan tajwid yang payah yang membuat para sufi ketawa gaduh-pen). Sholawat yang dibaca dalam khasidah-khasidah apalagi dengan iringan rebana dan goyangan badan orang-orang yang bersholawat, adalah bid’ah dlolalah yang potensial musyrik, menurutnya.
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

Rabu, 31 Oktober 2012

Isu-isu Dakwah Kaum Sempalan Penyebab Fitnah dan Keresahan Ummat Islam

Yahudi di balik Perpecahan dan Fitnah

ANALISA KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN PENYEBAB KERESAHAN DAN FITNAH PERPECAHAN

Oleh: Abu Hilya


Diantara kemungkinan-kemungkinan penyebab terjadinya fitnah :
1. LEPASNYA KAUM AWAM DARI MATA RANTAI MADZHAB
Upaya memahamkan ummat Islam terhadap al qur’an dan As Sunnah adalah upaya yang mulia, namun ketika melepaskan kaum awam dari mata rantai madzhab dan para ulama yang notabene adalah tali penyambung bagi kaum awam untuk memahami agama, serta membebaskan mereka untuk mengiterpretasikan al qur’an dan as sunnah tanpa sarana yang memadahi dengan hanya bermodalkan terjemah, ibarat melepaskan orang buta ditengah hutan belantara dalam gelapnya malam tanpa adanya pemandu. Akibatnya tabrak sana tabrak sini tak terhindarkan.
Kenyataan ini melahirkan sikap-sikap yang menghawatirkan :
- Merasa pendapatnya paling sesuai dengan al qur’an dan as sunnah, karena merasa mengambil langsung dari al qur’an atau as sunnah. Padahal jika mau jujur yang tepat adalah “pandapatnya sesuai dengan al qur’an dan atau as sunnah, berdasar pemahaman guru atau ustadznya”.
=>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=

Senin, 13 Agustus 2012

Katakanlah dengan Bangga: “Ana Wahabi Why Not?”

Wahabi Sauadra Kembar Yahudi

WAHABI KAUM MINDER

Dulu semasa hidupnya Gus Dur pernah bilang bahwa kaum Wahabi adalah kaum yang minder, dan itu ternyata benar adanya. Karena minder, mereka sekarang tidak berani berdialog tentang hal-hal kontroversial yang dibuatnya sendiri secara terbuka yang ditonton oleh banyak orang. Kalau terpaksa nekad, mereka akan jadi bahan tertawaan di forum-forum diskusi atau debat karena seringnya mereka terjebak oleh katan-kata dan pernyataannya sendiri. Hal ini bisa kita lihat dalam Debat Terbuka NU – Wahabi, anatara Wakil Wahabi Ustadz Muamal Hamdi  berhadapan dengan anak-anak muda NU Jember. Sang Wakil Wahabi ketika itu membuat pernyataan yang sangat lucu khas juhala’ Wahabi, yaitu dia bikin istilah “MUKMIN MUSYRIK”. Jelas ini ngawur tanpa landasan dalil apapun, baik dari Al Qur’an, Al Hadits, Al Atsar ataupun perkataan ulama. Akhirnya debat tersebut ditutup karena tidak layak dilanjutkan. =>>Lanjutkan membaca di sumbernya<<=